Uncategorized

CEO Notes, MoonSwatch & Legacy of A Watch.

“…because these interplanetary collaborations are going to sell at the speed of light…”
Pernyataan Hodinkee sebelum peluncuran jam tangan MoonSwatch kolaborasi merek Omega dan Swatch dengan harga retail $260.

Pada tanggal 26 Maret 2022 menjadi milestone kolaborasi fenomenal industri jam tangan di tahun ini antar dua merek besar dunia, Omega dan Swatch. Kolaborasi ini dipandang jenius, karena keduanya berada di hirarki yang sangat berbeda. Omega di kategori ‘luxury’ dan Swatch, di level hirearki ‘watches’.

*Hirarki beserta kisaran harga jam tangan menurut watch-rankings.com
Luxury: USD $5.000 – USD$10.000
Watches: < USD$500

Antrian MoonSwatch di toko ritel Swatch terpilih. Dari kiri atas searah jarum jam, dari kota: Melbourne, Porto, Dubai dan Edinburgh. (Sumber: dailymail.co.uk, dailyrecord.co.uk)

Untuk mendapatkan jam tangan ini, antrian yang membludak pun terjadi di seluruh toko ritel Swatch terpilih di seluruh dunia. Beberapa faktor menjadi motivasi kuat untuk jam fenomenal ini.

Pertama, desain Omega Moonwatch Speedmaster yang dominan pada koleksi MoonSwatch. Sedangkan Omega model Moonwatch dibanderol dengan harga ritel Rp. 82 juta. Dengan selisih harga yang jauh, di mana harga ritel Moonswatch hanya di bawah Rp. 5 juta, sontak memicu respon masif dari pasar.

*Kurs 1 USD = Rp. 14.000
Referensi nomor artikel Omega adalah 311.30.42.30.01.005

Kedua, potensi keuntungan di pasar secondary market. Permintaan yang masif di waktu yang singkat bakal mendongkrak naiknya harga secara signifikan. Namun, perlu diperhatikan karena

Omega menyatakan bahwa tipe ini bukanlah tipe edisi terbatas. Sehingga distribusi harga kemungkinan akan terjadi.

Ketiga, gebrakan kolaborasi 2 merek besar ini sudah menjadi piagam kehidupan yang tercetak sebuah milestone untuk dikenang abadi. Akan menjadi sebuah kebanggaan memiliki jam tangan yang mengandung momen bersejarah ini. Sesuai dengan fungsi jam tangan yang paling spesial adalah aksesoris ultimat bermakna yang diciptakan untuk melawan arus zaman.

Jam tangan Swatch sendiri terkenal dengan slogan ‘Tick Different’. Dari wawancara dengan vintageradar, founder dari jam tangan Swatch, Nicholas Hayek, menyatakan bahwa setiap jam tangan Swatch diciptakan untuk menyampaikan sebuah pesan, sebuah kultur dari pada sebatas gaya atau fesyen yaitu kualitas bagus, harga murah, provokatif dan keceriaan dalam hidup.

Sisi keceriaan hidup dari Swatch dan kemewahan dari Omega melebur menjadi satu dan mengundang respon luar biasa dari para penggemar jam tangan.

Legacy dari sebuah jam tangan

Dari fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik dari jam tangan konvensional selalu bersinar walaupun gawai berteknologi seperti jam pintar merajalela.

Selain sebagai status sosial yang menandakan sebuah pencapaian, jam tangan juga adalah piagam kehidupan yang mencatat momen-momen berharga sejak pertama kali dimiliki. Berbeda halnya dengan jam pintar yang usianya lebih pendek karena teknologi yang bisa kedaluwarsa.

Sebuah piagam yang akan mencatat awal pemakaian hingga masa depan. Semakin lama akan semakin berharga karena momen yang dicatat akan semakin kaya.

Jam tangan juga adalah salah satu hadiah terindah dan paling bermakna. Sangat lumrah hingga di kalangan elit, hadiah jam tangan adalah salah satu top of mind. Karena sang penerima tentu telah mempersembahkan waktu yang berharga dalam rentang waktu tertentu. Sebuah cinderamata yang tak ternilai, tidak bisa dibeli uang, yaitu waktu.

It’s not just a watch, it is your legacy.

Hendra Kesuma

CEO of RADATIME

Pusat Jam Tangan Original #1 Indonesia - RADATIME - PT. Rada Kreasi Indojaya #RadiateMomentsInTime

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *