ARTIKEL,  NEWS & EVENT

CEO’s Note, Momen-momen Kritis Menuju Kemerdekaan

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia

Cukup 3.5 tahun dijajah oleh Jepang, Indonesia telah mengalami kondisi kehidupan terburuk sepanjang sejarah. Salah satu tindakan paling keji adalah ‘Romusha’ yaitu kerja paksa orang Indonesia oleh tentara Jepang. Pekerja pria dipaksa untuk bekerja tanpa istirahat dan makanan yang cukup sedangkan pekerja wanita dijadikan budak seks atau ‘Jugun Ianfu’.

Kondisi miris Romusha. Sumber: kompas.com

Pada tahun 1944, posisi Jepang mulai terimpit di Indonesia. Untuk mengamankan posisinya, Jepang pun memberikan janji kemerdekaan yang disebut dengan Janji Koiso1. Namun, melihat kemungkinan Jepang membatalkan janjinya, Soekarno tidak percaya bahwa kemerdekaan akan diberikan Jepang tetapi harus direbut dengan perjuangan.

Soekarno dan Mohammad Hatta Malah Diculik 1 Hari Sebelum Hari Kemerdekaan

Setelah kota Hiroshima dan kota Nagasaki dibom, Jepang akhirnya menyatakan menyerah tanpa syarat pada tanggal 15 Agustus 1945. Kesempatan ini pun segera dimanfaatkan para pemuda dan tokoh Indonesia agar kemerdekaan segera diproklamasikan.

Sumber: historydaily.org
Suasana Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Sumber: US. National Archives.

Namun, perbedaan pendapat terjadi di antara golongan tua dan golongan muda. Golongan muda mendesak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Sedangkan golongan tua tidak sepakat guna menghindari adanya pertumpahan darah, mengingat anggota pasukan Jepang di Indonesia masih banyak.

Alhasil, tepat 1 hari sebelum negara Indonesia merdeka, Soekarno dan Mohammad Hatta diculik oleh golongan muda dan dibawa ke Rengasdengklok, Jawa Barat. Dalam kondisi diculik, Soekarno tetap berpegang teguh untuk melaksanakan rencana proklamasi pada tanggal 17 Agustus 19452.

Setelah kesepakatan tercapai antara golongan tua dan golongan muda bahwa kemerdekaan harus dilaksanakan di Jakarta. Akhirnya, Soekarno dan Hatta dijemput untuk kembali ke Jakarta, dengan jaminan proklamasi kemerdekaan akan diumumkan pada tangal 17 Agustus 1945.

Kemerdekaan Republik Indonesia

Rombongan Soekarno dan Hatta tiba di Jakarta pada pukul 23.00 WIB, 16 Agustus 1945. Pada tanggal 17 Agustus 1945, persiapan proklamasi kemerdekaan dimulai pada pukul 04.00 WIB oleh Soekarno.

Maklumat Kemerdekaan Vs. Proklamasi Kemerdekaan

Perumusan naskah proklamasi semula diberi judul “Maklumat Kemerdekaan”. Maklumat kemerdekaan bermakna bahwa kemerdekaan itu diberi oleh pemerintah Jepang. Sedangkan yang diperlukan adalah keputusan suatu bangsa yang menyatakan kebebasan dari penindasan penjajah dan menunjukkan keberadaan bangsa Indonesia yang merdeka3. Kemerdekaan yang diraih oleh perjuangan rakyat Indonesia sendiri, oleh sebab itu, ‘Maklumat Kemerdekaan’ diganti menjadi ‘Proklamasi’.

Tepat pukul 10.00 WIB Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI.

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno. Sumber: Kompas.com

*Mengutip Harian Kompas, 15 Agustus 1977, pada saat proklamasi kemerdekaan, Indonesia masih menggunakan Waktu Jawa, Waktu Sumatera Utara, Waktu Indonesia Timur, dan sebagainya. Saat itu, pukul 10.00 pagi yang dimaksud adalah Waktu Jawa.

*Dari eksperimen yang dilakukan BMG tersebut, dengan memperhitungkan waktu proklamasi dengan bayangan matahari yang terdapat pada foto pengibaran Sang Saka Merah Putih. Disimpulkan bahwa foto pengibaran bendera 17 Agustus 1945 dibuat antara pukul 09.53 hingga 10.10 WIB bendera mencapai puncak.

Mengisi Kemerdekaan Dengan Manajemen Waktu

Kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari kerja keras seluruh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kemerdekaan wajib diisi dengan sebaik-baiknya. Kemerdekaan yang dicapai berkat pengorbanan kolektif para pahlawan harus senantiasa diisi dengan membangun negeri dan melanjutkan perjuangan.

Tingginya kompetisi global di berbagai sektor kehidupan menyebabkan ketergantungan satu pihak kepada pihak lain yang dapat menghasilkan hal-hal superior.

Menurut kami, dalam mengisi kemerdekaan, bangsa Indonesia harus lebih banyak menghasilkan hal-hal yang superior sehingga bisa kokoh berdiri di kaki sendiri dan menjadi negara maju. Kita pasti unggul, salah satunya adalah melalui manajemen waktu yang superior.

Manajemen atau pengelolaan waktu yang cermat adalah strategi terbaik untuk mencapai hasil dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Orientasi terhadap proses akan menciptakan fondasi yang kokoh dalam menghadirkan kreasi yang solid.

Jiwa kreativitas dan inovasi yang orisinil akan terwujud dengan menghindari hal-hal yang bersifat instan. Karena hal-hal yang superior tercipta dari proses yang baik pula. Oleh sebab itu, dengan menghargai setiap proses, menikmati dan memancarkan setiap momen dalam waktu, Indonesia pasti segera maju dengan solid.

Indonesia Bangkit dan Maju!

Selamat Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia

“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”.

Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia

#RadiateMomentsInTime

Hendra Kesuma

CEO RADATIME

1https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/18/130000769/janji-koiso-janji-kemerdekaan-jepang-kepada-indonesia?page=all

2https://www.kompas.com/tren/read/2020/08/17/060500865/hari-ini-dalam-sejarah-mengenang-detik-detik-proklamasi-17-agustus-1945?page=all

3https://www.anri.go.id/publikasi/majalah-arsip (Majalah Arsip Edisi 61/Mei-Agustus/2013)

https://anri.go.id/page/pameran-arsip-virtual-hut-75

https://anri.sikn.go.id/index.php/peristiwa-tahun-agustus-1945

https://anri.sikn.go.id/index.php/bung-karno-sedang-memproklamirkan-kemerdekaan-republik-indonesia-pada-tanggal-17-8-1945-pembacaan-proklamasi-kemerdekaan-yang-dibacakan-oleh-ir-soekarno-dan-didampingi-oleh-moh-hatta

https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/03/174008969/kekalahan-jepang-dalam-perang-pasifik-dan-kemerdekaan-indonesia?page=all

https://www.kompas.com/skola/image/2020/01/15/183013669/dampak-pendudukan-jepang-di-indonesia?page=3

https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/08/090000069/kerja-rodi-dan-romusha-kerja-paksa-zaman-penjajahan?page=all

https://nasional.okezone.com/read/2020/08/04/337/2256610/romusha-dan-jugun-ianfu-sepenggal-kisah-suram-masa-pendudukan-jepang

http://pojokiklim.menlhk.go.id/read/proklamasi-kemerdekaan-indonesia

Pusat Jam Tangan Original #1 Indonesia - RADATIME - PT. Rada Kreasi Indojaya #RadiateMomentsInTime

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *