ARTIKEL

Museum Seiko Di Ginza Jepang Yang Spesial

Museum Seiko Ginza

Museum Seiko Di Ginza

Museum Seiko di Ginza, Tokyo  memulai kehidupannya sebagai Institut Horologi Seiko, yang didirikan pada tahun 1981 untuk memperingati 100 tahun Seiko sesuai dengan etos pendiri Kintaro Hattori untuk selalu selangkah lebih maju dari yang lain. Institut ini memulai kehidupannya sebagai fasilitas penelitian dan pengembangan yang mengumpulkan koleksi arloji yang relevan. Perusahaan menyadari pentingnya memperluas cakupan fasilitas, dan pada akhirnya mengubahnya menjadi tempat penyimpanan arloji dari seluruh dunia, tidak hanya dari Seiko.

Museum Seiko Di Ginza

Pada tahun 2012, Seiko merenovasi fasilitas tersebut sehingga dapat membagikan penunjuk waktu masa lalu, sekarang, dan masa depan kepada semua anggota masyarakat umum, dimulai dengan anak-anak prasekolah. Museum ini dengan senang hati menawarkan kelas kerajinan tangan arloji untuk siswa sekolah selama liburan musim semi, musim panas, dan musim dingin.

Fasilitas Pada Museum

Fasilitas ini menarik sekitar 9.000 pengunjung pada tahun 2012, yang beberapa kali lipat lebih tinggi daripada sebelum renovasi. Ini menampilkan sekitar 600 arloji, mulai dari yang bersejarah hingga yang ultra modern. Koleksinya akan berkembang di tahun-tahun mendatang.

Kintaro Hattori

Di lantai dua, panel dan video membantu Anda menjelajahi tahun-tahun awal Seiko dan kehidupan Kintaro Hattori. Tentu saja, penggemar Seiko akan menikmati berbagai macam produk perusahaan, mulai dari jam tangan paling awal, jam saku, dan Laurel, jam tangan pertama Jepang, hingga jam tangan surya GPS pertama di dunia.

Di lantai ini juga terdapat salah satu koleksi terbaik yang pernah Anda temukan dari jam tradisional Jepang, yang disebut Wadokei dalam bahasa Jepang. Jam tangan ini menggabungkan sistem Jepang dengan mekanisme yang diimpor dari Barat pada abad ke-16.­

Museum Seiko Di Ginza
wadokei

Lantai tiga menampung sekitar 8.000 dokumen yang berkaitan dengan waktu dan instrumen pengatur waktu, kebanyakan dalam bahasa Jepang. Bagian ini adalah keharusan bagi para peneliti horologi di Jepang. Tetapi meskipun Anda tidak membaca bahasa Jepang, beberapa materi juga tersedia dalam bahasa Inggris, Prancis, dan bahasa lainnya.

Pendapat Pengunjung Museum

Orang-orang di Museum Seiko mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk memperluas koleksi fasilitas di tahun-tahun mendatang, dan berharap menjadikannya salah satu tempat terbaik di dunia untuk anak-anak dan orang dewasa untuk belajar tentang waktu. Dan jika Anda memilih untuk berkunjung, jangan lupa untuk melihat oleh-oleh dan arloji di toko museum. Apakah kamu tertarik untuk mengunjungi museum Seiko di Ginza ini?

ginza

Baca juga :
Review Smartwatch Terbaru Garmin Forerunner 745
Fitur SpO2 Pada Smartwatch. Apakah Berguna ?
Rekomendasi Jam Tangan Pria Harga Dibawah Sejutaan
Memilih Fungsi Jam Tangan Yang Sesuai Untuk Kamu
5 Jam Tangan Terkecil Di Dunia Dengan Berbagai Desain

Koleksi Jam Pria
Koleksi Jam Wanita
Seiko
Alexandre Christie
Aries Gold
Bonia
Casio
Garmin
Apple Watch
Tissot

Jangan lupa follow sosial media RADATIME untuk informasi terupdate
Instagram : @radatime.id
Facebook : RADA TIME
Twitter : @radatime

Pusat Jam Tangan Original #1 Indonesia - RADATIME - PT. Rada Kreasi Indojaya #RadiateMomentsInTime

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *